Dalam sebuah pertunjukan wayang kulit modern, dalang menggunakan proyektor untuk menampilkan latar belakang animasi dan efek suara digital yang realistis, namun tetap menggunakan wayang kulit tradisional dan suara sabetan wayang asli. Apa dampak utama dari inovasi ini terhadap pengalaman penonton yang terbiasa dengan wayang kulit konvensional?