Dalam proses pengawetan ikan asap tradisional, seringkali muncul kekhawatiran terkait kontaminasi mikroba dan pembentukan senyawa karsinogenik akibat pembakaran tidak sempurna. Jika seorang produsen ingin meningkatkan keamanan produk ikan asapnya tanpa mengubah karakteristik rasa dan aroma khasnya secara drastis, modifikasi proses apa yang paling disarankan?