Dua orang sahabat terlibat perselisihan karena kesalahpahaman. Salah satu sahabat merasa sangat dirugikan dan menuntut permintaan maaf, sementara sahabat lainnya merasa tidak sepenuhnya bersalah. Bagaimana prinsip Shu (Tepasalira/Reciprocity) dapat membantu menyelesaikan konflik ini?