Seorang remaja seringkali terpancing emosi dan sulit mengendalikan amarahnya, yang berdampak negatif pada hubungan pertemanannya. Jika ia ingin membina wataknya sesuai ajaran Konfusianisme, praktik 'Fanxing' (反省 - introspeksi/refleksi diri) dapat membantunya dengan cara apa?