Seorang pemimpin negara menghadapi krisis ekonomi yang parah. Mayoritas rakyat menuntut solusi instan, namun sebagian kecil kelompok penasihat mengusulkan reformasi jangka panjang yang membutuhkan pengorbanan awal dari rakyat. Berdasarkan ajaran Konfusianisme tentang 'Tian Ming' dan 'De', tindakan manakah yang paling tepat diambil oleh pemimpin tersebut?