Salah satu indikator penting keberhasilan Reformasi adalah meningkatnya kebebasan pers di Indonesia. Pada masa Orde Baru, pers seringkali dikekang melalui kebijakan SIUPP (Surat Izin Usaha Penerbitan Pers). Mengapa kebebasan pers dianggap sebagai pilar krusial dalam menjaga akuntabilitas pemerintah dan mencegah penyalahgunaan kekuasaan di era Reformasi?