Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) menjadi dasar legitimasi bagi Soeharto untuk mengambil alih kekuasaan dari Presiden Soekarno. Berbagai interpretasi muncul terkait keaslian dan makna Supersemar. Dari sudut pandang kritis, apa implikasi jangka panjang yang paling signifikan dari penerbitan Supersemar terhadap arah politik Indonesia?