Anda menerima email yang mengaku dari 'Dinas Kesehatan' yang meminta Anda untuk mengklik tautan dan mengisi data pribadi Anda untuk 'validasi vaksinasi'. Email tersebut memiliki beberapa kesalahan penulisan, logo yang buram, dan alamat pengirimnya terlihat tidak resmi (contoh: 'dinkes_info@gmail.com'). Tindakan terbaik yang harus Anda lakukan adalah?