Sebuah desa adat di Bali menghadapi masalah serius berupa pencemaran sungai akibat limbah rumah tangga dan pariwisata. Padahal, sungai tersebut merupakan sumber air utama bagi masyarakat dan memiliki nilai sakral sebagai tempat melarung sesajen. Jika Anda adalah pemimpin desa yang berpegang teguh pada konsep Tri Hita Karana, langkah prioritas apa yang paling efektif untuk menyelesaikan masalah tersebut?