Masyarakat modern seringkali didorong oleh budaya konsumerisme, di mana kepemilikan barang-barang terbaru dan bermerek dianggap sebagai ukuran kesuksesan atau kebahagiaan. Bagaimana prinsip Aparigraha dapat memberikan perspektif yang berbeda dan lebih bermakna bagi seorang siswa dalam menghadapi fenomena ini?