Dua orang memberikan sumbangan kepada wihara. Orang pertama memberikan sejumlah besar uang dengan harapan namanya akan diukir di dinding wihara agar dikenal banyak orang. Orang kedua memberikan sedikit uang yang ia sisihkan dari penghasilannya yang terbatas, tanpa harapan balasan, murni karena ingin berbuat kebajikan. Dari sudut pandang ajaran Buddha tentang dana paramita, sumbangan siapa yang memiliki kualitas karma lebih tinggi?