Pangeran Siddhartha meninggalkan kemewahan istana dan mencari kebenaran melalui berbagai praktik pertapaan ekstrem, namun tidak menemukan pencerahan. Ia kemudian mengubah pendekatannya ke Jalan Tengah dan akhirnya mencapai kebuddhaan. Pelajaran penting apa yang dapat diambil dari perubahan pendekatan Siddhartha ini dalam konteks pencarian kebenaran atau solusi masalah?