Dalam suatu diskusi, seorang teman berargumen bahwa konsep Anatta (tanpa inti diri) berarti bahwa tidak ada yang namanya 'saya' atau 'jiwa', sehingga tidak ada gunanya melakukan kebaikan atau menghindari kejahatan karena tidak ada yang akan menerima hasilnya. Bagaimana Anda akan menjelaskan kesalahpahaman teman Anda ini dari sudut pandang ajaran Buddha?