Ajaran Dhamma seringkali diibaratkan seperti sebuah perahu yang membawa kita menyeberangi lautan samsara. Jika perahu tersebut tidak dirawat atau digunakan dengan benar, ia akan rusak dan tidak bisa berfungsi. Analogi ini paling relevan untuk menjelaskan mengapa pelestarian Dhamma membutuhkan hal berikut, kecuali: