Pada masa awal penyebaran Agama Buddha, Dhamma dilestarikan secara lisan melalui hafalan para bhikkhu. Ketika naskah-naskah mulai ditulis, terjadi pergeseran signifikan dalam metode pelestarian. Apa dampak paling krusial dari transisi pelestarian Dhamma dari lisan ke tulisan terhadap kesinambungan ajaran?