Nyanyian "ende-ende" dan "tortor" adalah bagian tak terpisahkan dari upacara adat Batak. Kedua bentuk ekspresi budaya ini seringkali saling melengkapi dan memiliki fungsi yang mendalam. Jika dalam sebuah upacara syukuran panen, "ende-ende" dilantunkan dengan syair-syair yang berisi ucapan syukur dan doa, kemudian dilanjutkan dengan "tortor" yang gerakannya menggambarkan kegembiraan, maka dapat disimpulkan bahwa fungsi utama gabungan kedua ekspresi ini adalah...