Konsep 'Poda Sian Natua-tua' (nasihat dari orang tua/tetua) adalah fondasi pendidikan karakter dalam masyarakat Batak. Dalam menghadapi tantangan globalisasi dan akses informasi yang tidak terbatas bagi generasi muda, bagaimana 'Poda Sian Natua-tua' dapat tetap relevan dan efektif sebagai pedoman moral?