Sastra klasik Batak seringkali mengandung ungkapan kearifan lokal tentang hubungan manusia dengan alam. Konsep 'Boraspati ni Tano' dalam kepercayaan kuno Batak, yang juga sering disebut dalam turi-turian, memiliki peran penting. Bagaimana peranan 'Boraspati ni Tano' ini mencerminkan pandangan masyarakat Batak terhadap alam?