Dalam beberapa upacara adat Batak, Ulos Ragi Huting (motif kucing) digunakan, terutama untuk anak-anak atau sebagai selendang pengantin wanita. Motif kucing sering dikaitkan dengan kelincahan, kelembutan, dan perlindungan. Bagaimana interpretasi filosofis paling tepat dari penggunaan Ulos Ragi Huting dalam konteks pernikahan seorang gadis Batak?