Dalam cerita 'I Cicing Gudig', seekor anjing kurapan yang selalu diremehkan akhirnya berhasil menyelamatkan desa dari bahaya berkat kesetiaan dan keberaniannya. Jika cerita ini direfleksikan dalam konteks permasalahan sosial di lingkungan sekitar kita, pelajaran apa yang paling relevan untuk mengatasi sikap diskriminasi terhadap kelompok minoritas?