Generasi muda di sebuah Desa Pakraman mulai kurang tertarik dengan kegiatan gotong royong (ngayah) yang diatur dalam awig-awig. Untuk mengatasi tantangan ini, Desa Pakraman berencana merevisi awig-awig agar lebih relevan. Pendekatan manakah yang paling efektif untuk memastikan awig-awig yang baru tetap dihormati dan dilaksanakan oleh generasi muda?