Seorang komposer musik kontemporer menciptakan karya yang hanya menggunakan suara-suara alam seperti gemericik air, tiupan angin, dan kicauan burung, yang direkam dan diolah secara digital. Karya ini tidak memiliki melodi, harmoni, atau ritme dalam pengertian musik tradisional. Mengapa karya ini masih dapat dikategorikan sebagai seni musik?