Sebuah desa menghadapi pilihan antara dua metode penjernihan air: Metode X (sangat efektif menghilangkan kontaminan, tetapi menghasilkan limbah kimia berbahaya) dan Metode Y (cukup efektif, menggunakan bahan alami dan mudah terurai). Jika desa tersebut memprioritaskan keberlanjutan lingkungan dan kesehatan jangka panjang, metode mana yang sebaiknya dipilih dan mengapa?