Pemerintah "Negara Berkembang Pesat" berinvestasi besar-besaran dalam infrastruktur dan menarik banyak investor asing untuk membangun pabrik-pabrik baru. Akibatnya, PDB negara tersebut melonjak. Namun, data menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja di pabrik-pabrik tersebut adalah tenaga kerja asing, dan banyak bahan baku juga diimpor. Berdasarkan kondisi ini, apakah PDB yang melonjak benar-benar mencerminkan peningkatan kesejahteraan ekonomi yang substansial bagi penduduk asli negara tersebut?