No. 1
Saat menyampaikan pidato adat di sebuah pesta pernikahan, seorang hula-hula (pihak pemberi istri) menggunakan kata-kata yang sangat halus, penuh kiasan, dan tata bahasa yang formal. Namun, ketika berbicara dengan cucunya di rumah, ia menggunakan bahasa yang lebih santai dan banyak disisipi kosakata Bahasa Indonesia. Perbedaan penggunaan bahasa ini menunjukkan bahwa penutur Bahasa Batak memiliki kemampuan untuk...
hula-hula (pihak pemberi istri) menggunakan kata-kata yang sangat halus, penuh kiasan, dan tata bahasa yang formal. Namun, ketika berbicara dengan cucunya di rumah, ia menggunakan bahasa yang lebih santai dan banyak disisipi kosakata Bahasa Indonesia. Perbedaan penggunaan bahasa ini menunjukkan bahwa penutur Bahasa Batak memiliki kemampuan untuk...