Dua kelompok pemuda di sebuah desa selalu terlihat rukun di depan umum, sering mengadakan kegiatan bersama dan saling membantu. Namun, di balik itu, mereka sering saling sindir dan tidak benar-benar saling percaya. Paribasa 'Adung-adung bangkung, adung-adung jangkung' (rukun seperti babi, rukun seperti tombak panjang) paling tepat menggambarkan situasi ini. Makna tersirat dari paribasa ini adalah...