Dalam ajaran Lima Hubungan (Wu Lun) Nabi Kongzi, hubungan antara orang tua dan anak idealnya bersifat timbal balik. Jika seorang anak sudah dewasa dan bijaksana, namun orang tuanya tetap bersikap otoriter tanpa mendengarkan nasihat baik dari anaknya, bagaimana prinsip ini seharusnya diterapkan untuk mencapai harmoni?