Gereja Perdana menghadapi berbagai tantangan, baik dari dalam (internal) maupun dari luar (eksternal). Jika dibandingkan, tantangan internal seperti kasus Ananias dan Safira atau perselisihan antar kelompok (misal: Yahudi Helenis vs Ibrani) dapat memiliki dampak yang lebih merusak bagi kesatuan Gereja daripada penganiayaan eksternal. Mengapa demikian?