Sebuah keluarga muslim sangat menjaga kebersihan rumahnya. Setiap hari mereka mengepel lantai dengan disinfektan, mencuci tangan dengan sabun antiseptik, dan memastikan semua perabot bebas debu. Namun, suatu ketika anak mereka buang air kecil di sofa. Meskipun sofa langsung dibersihkan dengan cairan pembersih khusus, ayah mereka khawatir salat di sofa tersebut tidak sah. Mengapa kekhawatiran ayah tersebut relevan dalam konteks thaharah?