Meskipun Sruti dan Smrti sama-sama bagian dari Veda, Sruti diyakini sebagai wahyu abadi yang tidak dapat diubah, sedangkan Smrti adalah ingatan atau penjabaran yang dapat disesuaikan konteksnya oleh para Maharsi dari waktu ke waktu. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan implikasi dari perbedaan ini terhadap fleksibilitas interpretasi ajaran Hindu?