Dalam sebuah rapat evaluasi proyek, seorang manajer ingin menyampaikan teguran atau saran perbaikan kepada timnya secara halus namun mengena, tanpa menimbulkan suasana tegang. Ia memilih menggunakan analogi dalam bentuk pantun Sunda sebagai pembuka diskusi. Bagian mana dari pantun yang paling efektif digunakan untuk 'menyampaikan pesan tanpa menunjuk langsung' dalam konteks profesional ini?