Banyak remaja kini sangat tergantung pada media sosial untuk mendapatkan validasi diri, mengikuti tren, dan membangun citra. Hal ini terkadang menyebabkan tekanan psikologis, kecemasan, bahkan depresi jika mereka tidak mendapatkan respons yang diharapkan atau merasa tertinggal dari teman-temannya. Berdasarkan analisis sosiologis, mengapa fenomena ketergantungan remaja pada validasi media sosial ini menjadi masalah sosial yang serius dan bagaimana peran keluarga serta sekolah dalam membangun resiliensi remaja terhadap tekanan tersebut?