Seorang staf IT di sebuah bank syariah menemukan bahwa sistem keamanan data nasabah memiliki celah yang serius. Dia telah melaporkan hal ini ke atasannya, namun atasannya tampak enggan mengambil tindakan segera karena khawatir akan biaya perbaikan yang besar dan penundaan layanan. Staf IT tersebut merasa bertanggung jawab atas keamanan data nasabah dan memahami potensi kerugian jika celah tersebut dieksploitasi. Apa langkah etis yang harus diambil oleh staf IT tersebut berdasarkan prinsip kasih dan tanggung jawab Kristen?