Seorang pemilik bengkel otomotif mendapati bahwa salah satu teknisinya seringkali melakukan perbaikan yang tidak perlu atau mengganti suku cadang yang masih berfungsi baik, dengan tujuan meningkatkan tagihan kepada pelanggan. Pemilik bengkel ingin menegakkan etika bisnis yang tinggi dan menjaga kepercayaan pelanggan sesuai dengan prinsip Yi (Kebenaran) dan Xin (Kepercayaan) dalam menjalankan usahanya. Tindakan manakah yang paling sesuai untuk menangani teknisi tersebut dan mencegah praktik serupa di masa depan?