Di sebuah kantor pemerintahan daerah, sering terjadi praktik 'nepotisme' kecil di mana beberapa pegawai cenderung memberikan perlakuan khusus atau kemudahan kepada kerabat atau teman, meskipun ada antrean panjang atau prosedur yang harus diikuti. Hal ini menimbulkan ketidakadilan dan ketidakpuasan di kalangan masyarakat serta pegawai lain. Kepala bagian ingin menegakkan 'Yi' (Kebenaran/Keadilan) dan 'Zhi' (Kebijaksanaan) untuk menciptakan pelayanan publik yang transparan dan harmonis. Pendekatan manakah yang paling efektif?