Sebuah pabrik garmen dihadapkan pada tenggat waktu produksi yang sangat ketat untuk pesanan ekspor besar. Untuk mempercepat proses, manajemen mempertimbangkan untuk mengurangi standar pemeriksaan kualitas akhir sebesar 15% dari standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan, dengan asumsi "kemungkinan kecil" cacat akan terdeteksi oleh pelanggan. Tindakan ini akan menghemat biaya operasional sebesar 10% dan memungkinkan pencapaian target profitabilitas. Sebagai kepala bagian produksi yang beragama Katolik, bagaimana Anda akan menyikapi usulan ini berdasarkan etika profesi dan ajaran sosial Gereja?