Anda adalah seorang supervisor lulusan SMK Teknik Konstruksi di sebuah proyek pembangunan besar. Tim Anda sangat beragam, terdiri dari pekerja dengan latar belakang agama dan budaya yang berbeda. Suatu ketika, terjadi kesalahpahaman serius antara dua kelompok pekerja yang dipicu oleh perbedaan interpretasi praktik keagamaan saat sedang berlangsungnya fase krusial proyek. Sebagai supervisor, tindakan problem-solving apa yang paling efektif Anda ambil untuk meredakan konflik, memastikan proyek berjalan lancar, dan memupuk kembali semangat dialog antar agama di tempat kerja?