Ungkapan krama inggil yang digunakan atasan, meskipun santun, dapat terdengar pasif agresif jika tidak disertai intonasi dan konteks yang jelas, terutama bagi bawahan yang belum terbiasa. Tindakan korektif: Atasan perlu menjelaskan maksudnya lebih eksplisit dan mempertimbangkan konteks serta pengalaman bawahan.