Sebuah perusahaan rintisan di bidang teknologi pangan berencana meluncurkan produk makanan ringan dengan mengusung filosofi Jawa 'Mangan ora mangan sing penting kumpul' sebagai slogan utama. Target pasar mereka adalah generasi muda perkotaan yang mayoritas berlatar belakang multikultural. Bagaimana Anda mengevaluasi efektivitas slogan ini dalam mencapai target pasar tersebut?