Seorang kepala departemen purchasing di PT. Baja Perkasa, Bapak Cahyo, dihadapkan pada dilema. Ia memiliki kesempatan untuk mendapatkan bahan baku dengan harga sangat murah dari vendor baru, namun vendor tersebut dikenal memiliki rekam jejak kurang baik dalam hal kepatuhan etika bisnis dan isu lingkungan. Tembang Dhandhanggula berpesan: '...ywa sumbang surung, dhudhahe kang juti, yeku kang prayoga, tan ngrusak ing akir, mangka dadya tuladha, ing sakabeh praja.' (Janganlah berlaku curang, jauhilah perbuatan jahat, itulah yang baik, tidak merusak di kemudian hari, dan menjadi teladan bagi seluruh negeri). Keputusan yang paling etis dan strategis bagi Bapak Cahyo, sesuai dengan piwulang tembang, adalah...