Dalam sebuah rapat evaluasi kinerja, seorang pimpinan perusahaan ingin memberikan bonus kepada karyawan yang berprestasi. Namun, ada beberapa karyawan yang kinerjanya kurang optimal karena kondisi pribadi yang sulit, meskipun mereka telah berusaha keras. Berdasarkan prinsip keadilan ('adl) dan kasih sayang (rahmah) dalam Islam, bagaimana seharusnya pimpinan mengambil keputusan terkait pemberian bonus?