Anda adalah kepala divisi pengadaan di sebuah perusahaan BUMN. Dalam proses tender proyek besar, salah satu vendor menawarkan 'uang pelicin' untuk memastikan perusahaannya memenangkan tender, meskipun penawaran mereka tidak yang terbaik secara teknis dan finansial. Jika Anda menerima tawaran tersebut, proyek bisa berjalan lebih cepat dan Anda mendapatkan keuntungan pribadi. Namun, ini jelas melanggar prinsip integritas dan anti-korupsi dalam Islam. Tindakan apa yang paling tepat dan berani Anda ambil untuk menjaga integritas dan profesionalisme sesuai ajaran Islam?