Dalam sebuah tim kerja multireligi di sebuah perusahaan swasta, ada seorang anggota tim yang sering mengeluh dan merasa terganggu dengan jadwal shalat rekan-rekan Muslimnya. Ia berpendapat bahwa waktu shalat mengurangi produktivitas tim dan menghambat proyek. Bagaimana seorang manajer tim yang menjunjung tinggi toleransi beragama dan etika kerja Islami harus menanggapi situasi ini?