Sebuah perusahaan jasa konsultasi, 'Solusi Cerdas', telah mengajukan proposal proyek kepada klien potensial dengan upaya maksimal, termasuk riset mendalam dan presentasi yang meyakinkan. Namun, klien tersebut pada akhirnya memilih perusahaan lain. Direktur perusahaan, Ibu Lestari, merasa kecewa. Bagaimana Ibu Lestari seharusnya merespons situasi ini berdasarkan pemahaman Qada dan Qadar?