Seorang manajer HRD di sebuah startup teknologi, Ibu Rina, sedang menghadapi tantangan besar dalam merekrut talenta IT terbaik. Meskipun telah menggunakan berbagai strategi rekrutmen inovatif dan menawarkan kompensasi menarik, banyak kandidat berkualitas tinggi memilih bergabung dengan perusahaan lain. Ibu Rina mulai merasa frustrasi dan mempertanyakan usahanya. Bagaimana pandangan Qada dan Qadar dapat membantunya dalam situasi ini?