Sebuah perusahaan manufaktur menghadapi dilema. Mereka dapat memilih pemasok bahan baku dengan harga sangat murah, namun diketahui pemasok tersebut sering melanggar standar etika kerja, termasuk upah rendah dan kondisi kerja yang tidak aman. Alternatifnya, mereka bisa memilih pemasok yang sedikit lebih mahal tetapi memiliki rekam jejak etika dan sosial yang sangat baik. Mengacu pada prinsip Dharma dalam konteks Artha (pencarian kekayaan), keputusan manakah yang paling tepat bagi perusahaan?