Dalam analisis spasial untuk zonasi risiko banjir, seorang geografer mengintegrasikan data ketinggian (DEM), batas administrasi, dan tutupan lahan. Namun, ia menemukan bahwa data ketinggian berasal dari sumber yang menggunakan sistem koordinat UTM, sedangkan data batas administrasi dan tutupan lahan menggunakan sistem koordinat geografis (lintang-bujur). Sebelum melakukan analisis overlay, langkah kritis yang harus dilakukan adalah: