Bank Sentral suatu negara sedang dihadapkan pada dilema: tingkat pengangguran yang tinggi disertai dengan kapasitas produksi yang tidak terpakai (output gap negatif), namun pada saat yang sama, nilai tukar mata uang domestik terus melemah secara signifikan, memicu kekhawatiran inflasi impor.Jika Bank Sentral memilih untuk memprioritaskan stabilitas harga dan nilai tukar, instrumen kebijakan moneter yang paling mungkin diambil adalah: