Negara "Samudera Biru" mengalami defisit neraca pembayaran yang persisten selama beberapa tahun terakhir, yang menyebabkan nilai mata uang domestiknya (Rupiah Biru) terus mengalami depresiasi terhadap mata uang asing utama. Bank Sentral dan Pemerintah sedang mencari solusi. Dampak paling serius dari depresiasi Rupiah Biru yang berkepanjangan terhadap perekonomian "Samudera Biru" dan kebijakan yang paling tepat untuk mengatasinya adalah: