Seorang supervisor produksi di PT. Logam Perkasa menghadapi masalah seringnya kerusakan mesin dan kecelakaan kerja minor. Ia ingin menerapkan konsep 'pemberkahan' untuk mengurangi insiden tersebut. Sebagai praktisi Buddhis, solusi 'pemberkahan' praktis apa yang paling rasional dan terukur untuk direkomendasikan guna mengurangi insiden kerusakan mesin dan kecelakaan kerja?