Sebuah tim riset dan pengembangan (R&D) di perusahaan teknologi sedang mengerjakan proyek inovatif. Setiap anggota tim memiliki ide-ide brilian dan merasa bahwa kontribusi personal mereka adalah yang paling penting untuk keberhasilan proyek. Akibatnya, sering terjadi konflik ego dan kesulitan dalam mencapai konsensus, menghambat kemajuan proyek. Bagaimana prinsip Anatta (tanpa aku/inti) dapat diterapkan untuk memperbaiki dinamika tim ini?