Seorang manajer operasional di sebuah resor di kawasan Danau Toba menghadapi keluhan dari seorang tamu Batak mengenai kualitas layanan kamar. Tamu tersebut mengungkapkan keluhannya dengan menggunakan peribahasa Batak, 'Na niangkup ni tangan, na niangkup ni roha,' yang menyiratkan harapan akan pelayanan yang tulus dan sepenuh hati. Sebagai manajer, tindakan komunikasi manakah yang paling tepat untuk menanggapi keluhan ini secara profesional sekaligus menghargai nilai budaya Batak?