Dalam sebuah tim proyek konstruksi yang anggotanya berasal dari berbagai daerah, termasuk penutur bahasa Batak, seorang supervisor Batak memberikan instruksi harian. Ia mengatakan, 'Ingot ma, unang mangaririt jala unang mardua roha!' (Ingatlah, jangan bertele-tele dan jangan mendua hati!). Beberapa anggota tim non-Batak terlihat bingung dengan frasa terakhir. Apa tindakan terbaik yang harus segera diambil oleh manajer proyek untuk mencegah potensi kesalahan kerja akibat miskomunikasi?