Seorang lulusan SMK Perhotelan bekerja sebagai 'front office manager' di sebuah resor di kawasan Danau Toba. Ia menerima keluhan dari tamu domestik asal Batak yang merasa tidak nyaman karena staf resor memanggil mereka tanpa menggunakan sistem 'partuturan' (sapaan kekerabatan) yang benar. Bagaimana manajer tersebut harus menanggapi dan melatih stafnya?